Guru Besar UGM Nilai Konflik Palestina dan Israel Rumit, Panjang dan Tanpa Akhir

Binti Mufarida
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Sigit Rianto saat diskusi “Menerka Masa Depan Palestina” secara virtual, Rabu (8/5/2024). (Foto tangkapan layar).

“Ini konflik yang rumit dan berkepanjangan dikatakan dari waktu ke waktu tidak selesai. Kalau kita lihat kerangka waktu bahwa kita harus memulai dari hasil PBB 1947 tentang two state solution. Ini pengingkaran terhadap negara Inggris yang semestinya adalah memberikan bangsa kepada Palestina untuk menentukan nasib sendiri,” ujar dia.

Sigit menambahkan fakta yang memprihatinkan yakni ketika belajar Perang Dunia II yang bisa saja terjadi jika konflik Palestina dan Israel terus dibiarkan. Apalagi, upaya perdamaian yang terus diupayakan sering gagal dan tidak menghasilkan.

“Sering kali dikatakan sudah berkali-kali mencoba mewujudkan perdamaian dan paling tidak sampai hari ini belum berakhir. Fakta yang memprihatinkan dan sangat mengkhawatirkan ketika kita belajar dari Perang Dunia ke-2 ataupun kekerasan yang terjadi di wilayah lain,” pungkasnya.  

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
16 jam lalu

Ini Alasan Turki Ajukan Red Notice ke Interpol Tangkap PM Israel Netanyahu

18 jam lalu

Panas! Pejabat Israel Peringatkan Netanyahu Hindari Konflik dengan Turki

4 hari lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

4 hari lalu

Penjara Israel Siapkan Ruang Khusus Eksekusi Mati Tahanan Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal