Guru Besar UGM Usul Konsep Baru Ambang Batas Parlemen, Mirip Liga Champions

Felldy Aslya Utama
Guru Besar Hukum Tata Negara UGM, Zainal Arifin Mochtar. (Foto: Felldy Aslya Utama)

Zainal menilai keberhasilan partai memperoleh kursi di berbagai daerah menunjukkan adanya basis dukungan yang nyata di masyarakat. Indikator tersebut dinilai lebih mencerminkan kekuatan politik dibandingkan hanya mengandalkan perolehan suara nasional yang penyebarannya tidak merata.

Terkait mekanisme penerapan, dia mengusulkan pembentuk undang-undang mulai merumuskan jumlah minimal daerah yang harus memiliki keterwakilan partai sebagai syarat masuk DPR.

"Bayangan saya ya, setengah jumlah provinsi dari sebuah negara selama dia memiliki kursi di situ di tingkat DPRD itu sudah menjadi tiket seharusnya bahwa dia bisa harus dia bisa berada di pusat. Karena terbukti bahwa dia bisa menang di liga liga yang lebih lokal kan," tuturnya.

Karena itu, Zainal mendorong DPR dan pemerintah mempertimbangkan konsep tersebut dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu. Menurutnya, perubahan indikator dari persentase suara nasional menjadi ukuran kekuatan partai di daerah akan membuat sistem demokrasi Indonesia lebih sehat.

"Nah yang gitu-gitu tuh jauh lebih menarik untuk dipikirkan pembentuk perundang-undangan," ucap dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
7 jam lalu

Hadiri Bimtek Perindo, Komisioner KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol

20 jam lalu

Angela Tanoesoedibjo Soroti Terduga Pencuri Ayam Tewas di Bali, Minta Kader Partai Perindo Lebih Peka

21 jam lalu

Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Partai Perindo Contoh Kegigihan Timnas Norwegia

3 hari lalu

380 Anggota DPRD Partai Perindo Ikuti Bimtek Nasional, Dorong Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal