Meski demikian, Gus Ipul mengatakan setiap pihak tetap memiliki hak untuk menilai kinerja PBNU. Namun, penilaian tersebut harus disampaikan berdasarkan fakta dan data.
“Ya boleh saja menyatakan bahwa kurang berhasil dan seterusnya, tetapi hendaknya didasarkan pada fakta, didasarkan pada data yang ada,” tutur Gus Ipul.
Gus Ipul kembali menegaskan penyesalannya atas pernyataan Cak Imin. Dia berharap masyarakat dapat memahami konteks pernyataan tersebut dan menduga pernyataan itu kemungkinan berkaitan dengan kepentingan sesaat.
“Ya untuk itu sekali lagi saya menyesalkan pernyataan itu ya. Menyesalkan, menyayangkan, dan mudah-mudahan ya, mudah-mudahan ini bisa dipahami dengan baik oleh masyarakat. Bisa jadi ini hanya kepentingan sesaat Cak Imin aja,” pungkasnya.
Sebelumnya, Cak Imin menyoroti kondisi NU dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Dia menilai organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut terpuruk karena dipimpin oleh alumni HMI.