“Yang Rp2,6 miliar satu orang,” kata asistennya.
Gus Ipul menilai, transaksi tersebut janggal. Kemensos pun akan mendalami profil penerima bansos yang tercatat memiliki transaksi tersebut.
“Nah ini yang aneh ini, aneh sekali lah ini sedang kita lihat profilnya, kita akan lakukan ground check. Ya seminggu ke depan InsyaAllah sudah ada hasil,” tuturnya.