Gus Yahya: PBNU Sama Sekali Tak Terlibat Kasus Korupsi Kuota Haji

Felldy Aslya Utama
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (foto: Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf secara tegas menyatakan PBNU sebagai institusi tidak pernah terlibat dalam kasus kuota haji tahun 2024. Hal itu ditegaskannya menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut adanya dugaan aliran dana yang mengarah ke petinggi PBNU. 

"PBNU dan Nahdlatul Ulama secara institusi sama sekali tidak terlibat dan tidak terkait dengan persoalan yang sedang dihadapi oleh Yaqut di KPK itu. Saya kira ini yang perlu kami tegaskan," kata Gus Yahya di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (30/1/2026).

Gus Yahya mempersilakan KPK melakukan proses penegakan hukum terhadap individu-individu yang disebut merupakan petinggi PBNU. Secara pribadi, dia menyatakan dirinya juga tak terlibat dalam kasus ini.

"Kemudian apakah ada individu-individu dari orang petinggi PBNU yang tersangkut soal ini? Silakan saja, silakan diproses. Tapi satu hal saya ingatkan, saya tegaskan, bahwa saya, karena kalau disebut petinggi NU kan saya termasuk petinggi NU ini ya, saya sama sekali tidak tersangkut soal ini," ujarnya.

Kakak kandung dari Yaqut Cholil Qoumas yang kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini menyatakan, jika ada petinggi PBNU yang terlibat maka itu menjadi tanggung jawab pribadi.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
23 menit lalu

Gus Yahya soal Yaqut Diperiksa KPK: Saya Tak Ikut Campur, Silakan Diproses

Nasional
42 menit lalu

Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, Ini Jawaban Eks Menag Yaqut

Nasional
1 jam lalu

Jokowi Tanggapi Namanya Disebut dalam Kasus Korupsi Kuota Haji yang Seret Eks Menag

Nasional
2 jam lalu

Breaking News: Eks Menag Yaqut Tiba di KPK, Diperiksa terkait Kasus Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal