Haedar Nashir: Santri Tidak Boleh Berbuat Sekehendaknya

Antara
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir. (Foto: ANTARA)

Prinsip tersebut, kata Haedar, sesuai dengan prinsip dakwah yang dilakukan dengan cara yang bijaksana, dengan pelajaran yang baik dan dialogis. Menurut dia, sosok santri adalah perlambang kebajikan beragama atau berislam sehingga kesantrian harus menunjukkan jiwa, pikiran, perilaku, dan tindakan yang benar-benar islami secara nyata, bukan dalam klaim dan retorika.

Haedar menjelaskan, santri secara umum adalah julukan bagi seseorang yang mengikuti pendidikan agama Islam di pesantren. Dalam diri santri melekat dunia pesantren yang mendidik beragama dengan benar dan baik.


Lebih dari itu, penyebutan santri pun bisa menunjuk pada muslim yang taat menjalankan agama Islam. Betapa luhurnya penyebutan santri yang sering disamakan sebagai kaum putih perlambang bersih atau suci, lawan dari abangan.

“Karena itu, kaum santri tentu harus menunjukkan sikap, tutur kata, dan tindakan yang berakhlak mulia sebagaimana diajarkan di pesantren tempat para santri dididik agama dengan sebaik-baiknya. Sebutlah akhlak jujur, amanah, menjaga lisan, sopan santun, damai, toleran, tawazun, kata sejalan tindakan dan segala perangai yang mulia serta menebar rahmat bagi orang lain dan lingkungannya,” tuturnya.

Haedar berpendapat, jika kaum santri dapat menunjukkan teladan yang baik maka umat dan bangsa akan menjadi terbaik dan tidak membuat resah publik. Sebaliknya, jika santri tidak mampu menunjukkan keteladanan akhlak mulia maka kesantrian akan menjadi “jauh panggang dari api”.

“Lantas publik akan hilang kepercayaan kepada kaum santri, yang tentu saja berdampak luas pada citra umat Islam di negeri ini,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Prabowo Bertemu NU hingga Muhammadiyah di Istana Siang Ini, Bahas Apa?

Nasional
6 hari lalu

Muhammadiyah Tak Sepakat Polri di Bawah Kementerian: Bisa Muncul Problem Baru

Nasional
26 hari lalu

Anwar Abbas Respons Polemik Materi Pandji di Mens Rea: Bangsa Ini Butuh Kritik

Nasional
27 hari lalu

Pemuda Muhammadiyah Tegaskan Tak Terlibat dalam Pelaporan Pandji Pragiwaksono ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal