"Kekerasan yang paling banyak dialami perempuan adalah kekerasan fisik 39 persen, kekerasan psikis 29,8 persen, dan kekerasan seksual 11,33 persen," katanya.
Ratih menuturkan, untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia menjadi usaha seluruh pihak. Menurut dia, meskipun kekerasan sudah terjadi sejak lama, namun bila bekerja sama hal itu bisa teratasi.
"Bila kita melihat data tersebut jelas tidak ada tempat yang aman bagi perempuan di negeri ini. Kekerasan terhadsp perempuan dan anak dapat dicegah dengan memperkuat akses pada hak asasi dan sumber daya dasar, antara lain hubungi pihak berwajib, dapatkan dukungan dari keluarga," tuturnya.