Harga Minyak Dunia Melemah, Brent Keluar dari Level 100 Dolar AS per Barel

Aditya Pratama
Ilustrasi minyak mentah dunia. (Foto: AI)

Meski sempat jatuh di bawah 95 dolar AS per barel, harga minyak kembali menguat pada perdagangan Jumat (6/11/2026). Pelaku pasar mulai mencermati peluang perubahan hubungan AS dan Iran setelah hasil pemilu paruh waktu.

Kontrak Brent untuk pengiriman Januari ditutup naik 0,85 persen menjadi 99,13 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember menguat 0,68 persen menjadi 91,14 dolar AS per barel. 

Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu paruh waktu diperkirakan dapat meningkatkan tekanan politik terhadap pemerintahan Trump untuk mengakhiri konflik. Pasar berharap meredanya perang dapat membuka kembali jalur pengiriman minyak melalui Selat Hormuz yang selama ini terganggu.

Namun, peluang tercapainya kesepakatan damai masih belum pasti. Ketidakpastian mengenai kelanjutan konflik membuat pasar tetap rentan terhadap perubahan sentimen dan gangguan pasokan.

Namun di tengah gejolak harga, kelompok negara produsen minyak OPEC+ memutuskan mempertahankan target produksi untuk Desember 2026. Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan tujuh negara anggota pada 1 November lalu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 6 November 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

3 hari lalu

Bahlil Ungkap Rencana Bangun Gudang Minyak Mentah di Sumatra, Cadangan Ditargetkan Jadi 60 Hari

4 hari lalu

OPEC+ Sepakat Tak Tambah Produksi, Harga Minyak Dunia Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

9 hari lalu

Bahlil Ungkap Dampak Konflik Geopolitik Global, Minyak Kini Lebih Dicari daripada Emas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal