Harga Minyak Dunia Tembus 108 Dolar AS, BBM Pertalite bakal Naik?

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Foto: iNews.id/Iqbal)

Hasilnya, pemerintah hingga saat ini tetap mempertahankan harga BBM subsidi. Harga Pertalite dijaga di level Rp10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi tetap Rp6.800 per liter.

"Pemerintah sampai dengan hari ini memutuskan untuk tetap menjaga harga minyak subsidi tidak ada kenaikan," ucap Bahlil.

Meski harga minyak dunia telah berada di kisaran 106-108 dolar AS per barel, Bahlil menilai kondisi Indonesia Crude Price (ICP) atau harga patokan minyak mentah Indonesia masih relatif terkendali.

Menurut dia, rata-rata ICP sejak Januari hingga September 2026 masih berada di kisaran 85-90 dolar AS per barel. Kondisi tersebut dinilai masih memberikan ruang bagi pemerintah untuk mempertahankan harga BBM subsidi.

"Tapi sekarang rata-rata ICP, sekalipun sekarang sudah menjadi 106 sampai 108 dolar per barel, tapi rata-rata ICP dari Januari sampai dengan bulan September sekarang itu kurang lebih di angka sekitar 85 sampai 90. Jadi masih overall masih oke," kata Bahlil.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
22 jam lalu

Rupiah Terancam Anjlok ke Rp17.590, Harga Minyak Dunia jadi Biang Kerok

1 hari lalu

Konflik Iran-AS Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 101 Dolar AS per Barel

7 hari lalu

Prabowo Panggil Rosan hingga Bahlil ke Hambalang, Bahas Hilirisasi-Penataan BUMN

10 hari lalu

Harga BBM RON 95 dan 98 Naik per September, Bagaimana Nasib Pertamax?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal