Untuk komoditas cabai lainnya, harga cabai merah keriting turun 0,96 persen menjadi Rp87.500 per kg.
Harga daging ayam ras segar tercatat turun 6,67 persen menjadi Rp38.500 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I turun 8,23 persen menjadi Rp140.000 per kg dan daging sapi kualitas II turun 9,38 persen menjadi Rp130.000 per kg.
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas gula dan minyak goreng. Gula pasir kualitas premium turun 7,09 persen menjadi Rp19.000 per kg, sedangkan gula pasir lokal turun 6,49 persen menjadi Rp18.000 per kg.
Minyak goreng kemasan bermerek I turun 9,65 persen menjadi Rp22.000 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek II juga turun 13,14 persen menjadi Rp20.500 per liter. Sementara itu, harga telur ayam turun 15,82 persen menjadi Rp25.000 per kg.
Meski mayoritas komoditas mengalami penurunan, beberapa harga pangan justru naik. Beras kualitas bawah I naik 0,67 persen menjadi Rp15.000 per kg. Minyak goreng curah juga mengalami kenaikan 0,49 persen menjadi Rp20.500 per liter.
Pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa penurunan terjadi pada berbagai kelompok pangan, meski belum merata di seluruh komoditas. Data PIHPS BI menjadi salah satu acuan untuk memantau perkembangan harga pangan strategis di tingkat nasional.