Heboh Fenomena Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Ini Penjelasan Ahli

Binti Mufarida
Blue fire di Gunung Papandayan. (Foto: ist)

“Kemunculan blue fire tidak otomatis berarti gunung akan segera meletus. Fenomena ini lebih menunjukkan adanya pelepasan gas panas (degassing) dan aktivitas fumarola atau sistem hidrotermal,” ujarnya.

Dia menambahkan, peningkatan aktivitas gunung api tidak bisa ditentukan hanya dari kemunculan blue fire. Penilaiannya perlu melihat berbagai parameter, mulai dari kegempaan, deformasi, temperatur, hingga perubahan komposisi dan fluks gas.

Daryono turut mengingatkan potensi bahaya gas vulkanik di sekitar fumarola. Gas seperti SO₂ dan H₂S dapat bersifat beracun, sementara CO₂ dalam konsentrasi tinggi dapat mengurangi ketersediaan oksigen.

“Karena itu, jgn menjadikan blue fire sebagai alasan utk mendekati kawah demi foto atau video. Jgn mendekati lubang fumarola atau rekahan yg mengeluarkan gas, jangan memasuki area yg telah dibatasi petugas, dan hindari berlama-lama di cekungan atau tempat rendah karena gas tertentu dapat terakumulasi di sana,” katanya.

Masyarakat yang mendaki juga diminta segera menjauh jika mencium bau belerang yang sangat menyengat, mengalami mata atau tenggorokan perih, pusing, sesak, atau melihat kepulan gas bergerak ke arah mereka.

“Pesan terpentingnya sederhana: blue fire memang indah, tetapi jgn mengejarnya. Dalam mitigasi gunung api, keselamatan lebih penting daripada mendapatkan foto terbaik. Patuhi zona aman dan rekomendasi resmi PVMBG serta pengelola kawasan,” pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Siapkan Bukti dan Ahli untuk Gugurkan Status Tersangka 

13 hari lalu

Sidang Putusan Gugatan Praperadilan Roy Suryo Jilid V Digelar Besok

15 hari lalu

Di Balik Bencana Abu Vulkanik, Ada Manfaat untuk Tanah hingga Ekosistem Laut

16 hari lalu

Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Dokter Imbau Tetap Pakai Masker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal