Heboh Guru Pesantren Perkosa Belasan Santriwati di Bandung, Ini Respons Kemenag

Widya Michella
Kemenag langsung mengambil sejumlah langkah untuk menangani persoalan guru pesantren di Bandung ditangkap karena memerkosa santriwati di Bandung. (Foto: Ilustras/Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Seorang guru pesantren di Bandung ditangkap Polda Jawa Barat karena memerkosa 14 santriwati dan empat di antaranya hamil. Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag) Thobib Al-Asyhar mendukung langkah hukum yang diambil kepolisian.

Menurutnya, peristiwa ini telah mencuat sejak enam bulan lalu. 

“Sejak kejadian tersebut, lembaga pendidikan tersebut ditutup. Oknum pimpinan yang diduga pelaku tindak pemerkosaan juga telah ditahan di Polda Jabar untuk menjalani proses hukum,” ucap Thobib dikutip dalam laman resmi Kemenag, Kamis (9/12/2021).

Thobib mengatakan sejak peristiwa tersebut mencuat ke masyarakat, Kemenag telah duduk bersama Polda Jabar dan Dinas Perlindungan Anak dan Ibu (KPAI) Jawa Barat. Para pihak bersepakat untuk mengambil sejumlah langkah. 

"Pertama, Polda Jabar menutup atau membekukan kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan tersebut. Sampai sekarang tidak difungsikan sebagai tempat atau sarana pendidikan,” ujar Thobib.

Kedua, Kemenag mengembalikan seluruh siswa ke daerah asal mereka. Pendidikan mereka dilanjutkan ke madrasah atau sekolah sesuai jenjangnya yang ada di daerah masing-masing dengan difasilitasi Kasi Pontren dan Forum Komunikasi Pendidikan Kesetaraan (FKPPS) kabupaten/kota setempat.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Megapolitan
4 jam lalu

Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 28 Februari 2026 Beserta Doanya

Nasional
8 jam lalu

Hari Ini Puasa ke Berapa? Cek Kalender Ramadan 1447 H Berikut

Nasional
20 jam lalu

Seskab Teddy Pastikan Guru Tak Diabaikan: Insentif Naik di Zaman Presiden Prabowo

Megapolitan
2 hari lalu

Jadwal Imsak Bogor 27 Februari 2026, Jangan Telat Sahur!

Megapolitan
2 hari lalu

Jadwal Buka Puasa Depok 26 Februari 2026 Beserta Waktu Isya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal