Ibu Ronald Tannur Klaim Tak Pernah Beri Uang Suap ke Hakim PN Surabaya

Nur Khabibi
Sidang perkara dugaan suap vonis bebas Ronald Tannur dengan tiga terdakwa hakim PN Surabaya (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Ibunda Ronald Tannur, Meirizka Widjaja mengklaim tak pernah memberikan uang suap terhadap hakim Pengadilan Negeri Surabaya terkait vonis bebas anaknya. Hal itu dia sampaikan saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap vonis bebas Ronald Tannur dengan tiga terdakwa hakim PN Surabaya, Erintuah Damanik, Mangapul dan Heru Hanindyo, Selasa (18/2/2025). 

Awalnya, penasihat hukum Heru Hanindyo, Farih Romdoni menanyakan perihal adanya fee yang diberikan kepada pengacara Ronald Tannur, Lisa Rachmat.

"Saudara saksi dijelaskan pada pertemuan pertama di kantor Bu Lisa bahwa feenya Rp1,5 miliar?" tanya Farih di ruang sidang. "Iya," jawab Meirizka.

Meirizka menjelaskan, Lisa tidak pernah mengatakan bahwa uang fee yang diminta itu untuk mengurus kasus Ronald Tannur. Menurutnya, Lisa meminta fee tersebut sekadar membayar pegawai di kantor hukum yang digunakan untuk membela sang anak.

"Bu Lisa itu dia memang untuk secara pribadi untuk dia, dia nggak minta (fee) karena dia sudah anggap Ronald anaknya dia. Jadi dia tetap minta uangnya (hanya) untuk anak buah atau timnya yang bekerja," kata Meirizka.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pemimpin Daerah Awards 2026, Menteri Maman Serukan Pergeseran Paradigma UMKM dan Apresiasi Kepala Daerah

2 hari lalu

Buka Pemimpin Daerah Awards 2026, Kepala Bappisus Dorong Penguatan Karakter Bangsa

5 hari lalu

Ade Armando Kritik Sayembara Ijazah Gibran: Upaya Hajar Keluarga Jokowi demi 2029

5 hari lalu

Pakar Sebut Gibran Telah Buktikan Pendidikan Setara SMA: Diakui di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal