IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!

Muhammad Sukardi
IDAI mengelurkan pernyataan soal erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)

Ini Tanda-Tanda Bahaya dari Paparan Abu Vulkanik

IDAI meminta orang tua tidak mengabaikan perubahan kondisi pernapasan anak setelah terpapar abu vulkanik.

Menurut dr. Wahyuni, anak perlu segera dibawa ke fasilitas kesehatan apabila mengalami tanda gangguan pernapasan, seperti laju napas meningkat, muncul tarikan dinding dada ke dalam, atau saturasi oksigen berada di bawah 94 persen berdasarkan pengukuran dengan oksimeter jari.

"Jika anak mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan pernapasan seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, atau saturasi oksigen di bawah 94 persen, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat," katanya.

Ini Rekomendasi IDAI untuk Melindungi Anak

UKK Respirologi IDAI memberikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik pada anak.

Pertama, anak sebaiknya dievakuasi atau dijauhkan dari lokasi yang terdampak letusan. Jika kondisi tidak memungkinkan, anak dianjurkan tetap berada di dalam rumah dengan kondisi tertutup rapat, terutama ketika kualitas udara di lingkungan buruk atau ISPU berada di atas 100.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
7 jam lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menerjang, Apel Ribuan ASN Pemkab Tangerang Dibubarkan

8 jam lalu

Anak Krakatau Erupsi, MUI Ajak Sisihkan Sebagian Rezeki dan Ringankan Korban Musibah

8 jam lalu

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Gagal Terbang

9 jam lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pelabuhan Merak Tetap Beroperasi dan Ribuan Masker Dibagikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal