IDAI Sarankan Anak di Bawah 2 Tahun Tidak Boleh Diberikan HP Sama Sekali!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi bocil main medsos. (Foto: Ilustrasi AI)

Ketua Unit Kerja Koordinasi Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI dr Fitri Hartanto menekankan bahwa pembatasan akses digital harus diiringi dengan peran aktif orang tua.

"Anak membutuhkan kehadiran orang tua, bukan sekadar distraksi dari layar. Interaksi langsung sangat penting untuk membangun kemampuan berpikir dan emosi anak," jelasnya.

IDAI pun mendorong orang tua untuk mengganti penggunaan gawai dengan aktivitas yang lebih bermanfaat, seperti bermain bersama, membaca buku, atau mengajak anak berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Dengan jumlah anak usia dini yang besar di Indonesia, IDAI menilai kesadaran orang tua menjadi kunci utama dalam mencegah dampak negatif teknologi sejak dini.

"Ini bukan soal melarang teknologi, tetapi memastikan anak tumbuh dengan optimal sesuai tahap perkembangannya," kata dr Piprim.

Melalui imbauan ini, IDAI berharap orang tua lebih bijak dalam memberikan akses gawai kepada anak. Sebab, di usia emas tersebut, setiap stimulasi yang diberikan akan sangat menentukan kualitas perkembangan otak dan masa depan anak.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
1 jam lalu

Anak yang Punya HP Sendiri Berisiko Alami Gangguan Otak, Dokter Ungkap Alasannya

Health
4 jam lalu

Anak-Anak Rentan Alami Gangguan Mental akibat Medsos, Ini Faktanya!

Nasional
4 jam lalu

IDAI Dukung Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos, Ini Alasannya!

Nasional
1 hari lalu

PP Tunas Berlaku Hari Ini, Menkomdigi: Demi Lindungi Privasi Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal