Idrus Marham: Mahasiswa dan Prabowo Punya Semangat yang Sama Perbaiki Ekonomi Bangsa

Achmad Al Fiqri
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham. (Foto: Achmad Al Fiqri)

Menurutnya, langkah pemerintah membangun sistem baru dalam pengelolaan sumber daya nasional berpotensi menimbulkan resistensi dari pihak-pihak yang selama ini menikmati celah dalam tata kelola ekspor dan ekonomi nasional.

“Karna banyak orang terganggu, baik dalam negeri maupun negara-negara tertentu yang menjadi tempat penyimpanan uang pasti terganggu,” katanya.

“Siapa pun yang terganggu kepentingan hidupnya pasti akan melawan. Salah satunya bentuk perlawanan yaitu mendegradasi pemerintahan yang mengambil kebijakan,” sambung Idrus.

Idrus menegaskan pemerintah harus konsisten melanjutkan reformasi tata kelola ekonomi nasional. Jika ditemukan potensi kebocoran ekonomi yang terjadi selama puluhan tahun, maka diperlukan langkah penelusuran dan pengawasan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.

Menurutnya, perbedaan antara gerakan mahasiswa dan presiden hanya terletak pada posisi serta kewenangan yang dimiliki masing-masing.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: 2045 Ekonomi Indonesia Terbesar Ke-4 di Dunia

57 tahun lalu

Ekonom Harvard Chatib Basri soal Ekonomi RI saat Ini: Beda dengan Krisis 98

57 tahun lalu

Chatib Basri Sebut Ekonomi RI 2026 Tak Sama dengan Era Krisis 98, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

Chatib Basri Ungkap Kondisi Ekonomi RI Terkini: Enggak Seburuk yang Dibayangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal