IJTI Respons Pernyataan Prabowo: Pers Pilar Demokrasi, Bukan Londo Ireng

Tim iNews.id
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

Prabowo mengatakan dirinya mengetahui media yang dimaksud tetapi memilih untuk tidak menyebutkannya. “Saya nggak sebutlah media mana. Pada saatnya saya sebut. Kalian sudah tahulah,” katanya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah tetap menjunjung demokrasi dan tidak antikritik. Namun, dia menegaskan pemerintah memahami adanya pihak-pihak yang menurutnya lebih memilih mengabdi kepada kepentingan bangsa lain.

Prabowo kemudian menyebut kelompok tersebut sebagai 'londo ireng', istilah yang menurutnya merujuk pada orang-orang Indonesia yang dahulu berpihak kepada Belanda dan melawan bangsa sendiri.

“Itu yang dulu kita sebut londo ireng, ya. Yang ikut Belanda perang lawan kita. Londo-londo ireng ini sampai sekarang masih ada. Hanya dia sekarang pakai baju lain. Wartawan, jurnalis, apa itu, pengamat, LSM,” kata Prabowo.

Prabowo juga mempertanyakan sumber pendanaan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM). “LSM harus kita tanya. Yang gaji lo siapa? Yang bayar listrik lo siapa? Yang bayar handphone lo siapa? Cari kerjaan susah, kita tahu kan,” katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Singgung Kebocoran Anggaran Rp1.000 Triliun: Ini Akal-akalan, Saya Hentikan!

2 hari lalu

Prabowo: Politik Luar Negeri RI Non-Blok, Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar 

2 hari lalu

Presiden Prabowo Pidato saat Peringatan Harlah ke-28 PKB

2 hari lalu

Prabowo Sebut Londo Ireng Masih Ada: Kini Pakai Baju Wartawan, Pengamat hingga LSM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal