Indo Barometer: Pelarangan Cadar dan Celana Cingkrang Berpotensi Memecah

Aditya Pratama
Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari (dua dari kiri) dalam diskusi politik di Jakarta, Sabtu (2/11/2019). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id – Pernyataan Menteri AgamaFachrul Razi yang mengkaji pelarangan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintahan terus menuai polemik. Pernyataan tersebut dianggap beropotensi memecah-belah umat.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menuturkan, jika pelarangan itu dikaitkan dengan deradikalisasi, semestinya program itu tidak sebatas urusan pakain. Harus ada langkah lebih substansial.

"Pernyataan (Menag) beberapa hari ini sangat mengejutkan. Bukan pernyataan yang merangkul, tapi bersifat membelah," ujar Qodari dalam forum diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2019).

Qodari mengingatkan, dampak politik sesuai Pilpres 2019 mulai tereduksi. Sebagai contoh Partai Gerindra yang telah bergabung di pemerintahan. Karena itu, semestinya tidak perlu ada pernyataan yang dapat memecah-belah lagi publik.

Dia pun meminta seluruh pihak menyelesaikan polemik larangan cadar dan celana cingkrang tersebut dengan baik dan benar, dengan mengedepankan dialog.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
3 hari lalu

Buka OASE III PTKIN 2026, Menag Nasaruddin Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

6 hari lalu

Stafsus Menag: Ponpes HQ Sukoharjo Belum Berizin, Kami Dukung Penegakan Hukum Transparan

7 hari lalu

Menag Tekankan Santri Kuasai Teknologi Digital dan AI tanpa Tinggalkan Kitab Kuning

8 hari lalu

Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama, Menag: Vatikan hingga Inggris Tertarik Belajar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal