Indonesia Diserang Suhu Panas Ekstrem, Waspada Double Environmental Burden!

Muhammad Sukardi
Situasi cuaca panas di kota besar. (Foto: Aldhi Chandra)

"Ini bukan kejadian biasa, tapi indikator krisis lingkungan di perkotaan," tegasnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut mencerminkan berbagai masalah struktural, mulai dari minimnya ruang terbuka hijau hingga tingginya emisi dari sektor industri dan transportasi.

"Ini juga menunjukkan lemahnya integrasi kebijakan dalam pendekatan One Health," tambahnya.

Dokter Dicky menilai, tanpa intervensi serius, kondisi ini akan terus memburuk dan meningkatkan beban penyakit di masyarakat. Ia menekankan pentingnya perubahan kebijakan yang menyasar akar masalah lingkungan di kota.

"Perlu ada upaya sistemik, termasuk peningkatan ruang hijau dan pengendalian emisi. Kalau tidak, dampaknya akan terus berulang dan semakin berat," jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa fenomena ini harus menjadi perhatian lintas sektor, tidak hanya kesehatan, tetapi juga perencanaan kota dan transportasi. Bagi dr Dicky, ini masalah bersama yang membutuhkan solusi terintegrasi.

Dengan kondisi yang terus memburuk, double environmental burden kini menjadi sinyal kuat bahwa kota-kota besar sedang berada dalam tekanan lingkungan yang serius.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
3 hari lalu

Jangan Tumbang di Tengah Cuaca Panas! Ini Saran Dokter Biar Tak Gampang Sakit

Jateng
3 hari lalu

Cuaca Ekstrem di Cilacap, 17 Rumah Warga Rusak akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

Nasional
7 hari lalu

BMKG Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau

Nasional
2 jam lalu

Suhu di Medan Tembus 40 Derajat Celcius Siang Ini, Terpanas se-Indonesia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal