Indonesia Kekurangan Dokter, Prabowo: Jangan Terhimpit Peraturan Kuno

Binti Mufarida
Presiden Prabowo Subianto mengakui Indonesia masih kekurangan dokter jangan terhimpit peraturan kuno. (Foto: Binti Mufarida)

Prabowo mengapresiasi langkah Menteri Kesehatan yang telah menghadirkan teknologi medis modern. Namun, dia mengingatkan perlu memperbanyak tenaga-tenaga ahli untuk mengoperasikan alat kesehatan yang canggih.  

“Tapi saya sangat juga apresiasi menteri kesehatan kita sekarang sudah banyak memiliki alat-alat yang terbaik dan tercanggih di dunia sudah mulai masuk di Indonesia dan sekarang kita didik terus tenaga-tenaga ahli untuk bisa menjalankan alat-alat itu sehingga rakyat kita akan punya akses terhadap pelayanan kesehatan yang terbaik,” katanya.  

Pada kesempatan itu, Prabowo mengakui Indonesia masih kekurangan dokter. Bahkan, dia meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang hadir, kemudian Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto untuk menangani masalah ini.  

“Kita masih banyak kekurangan, kita masih kekurangan dokter, karena itu Menteri Kesehatan saya minta juga nanti Menteri Pendidikan, kita harus segera tambah fakultas-fakultas Kedokteran, kita tambah juga academy-academy perawatan dan kita harus tambah pendidikan spesialis dengan efisien,” kata Prabowo.  

Dia juga mengingatkan agar semua pihak tidak terhimpit dengan prosedur hingga peraturan yang kuno, sehingga tidak bisa menjawab tantangan khususnya di bidang kesehatan saat ini.

“Dan jangan terlalu terhimpit oleh prosedur-prosedur dan peraturan-peraturan kuno, peraturan-peraturan yang sudah tidak bisa menjawab kesulitan dan tantangan masa kini,” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 jam lalu

Kemenkes Ungkap Dokter Muda yang Tewas di Kalibata Punya Masalah Kesehatan Jiwa

3 jam lalu

Tak Semua Mata Minus Harus Lasik, Dokter Ingatkan Hal Ini!

4 jam lalu

Minus Mata Cepat Bertambah? Dokter Ingatkan Bisa Jadi Tanda Penyakit Kornea

4 hari lalu

Hasil Investigasi Kemenkes: Dokter Magang di Lampung Meninggal Bukan gegara Bullying

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal