Indonesia Masuki Era Baru Perdagangan Karbon, Bagaimana Peran Kemenhut?

Rizky Agustian
Ilustrasi hutan di Indonesia. (Foto: Freepik)

Meski demikian, Hadi mengingatkan agar implementasi SRUK tidak justru menambah rantai birokrasi bagi pelaku usaha karbon. Dia juga mengusulkan agar pengelolaan registri karbon dilakukan oleh badan independen guna meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan investor.

Sementara itu, sektor kehutanan dinilai menjadi kontributor terbesar kredit karbon Indonesia. Kawasan hutan tanah mineral, hidrologi gambut, hingga ekosistem mangrove di dalam kawasan hutan disebut memiliki potensi besar menghasilkan kredit karbon.

Karena itu, dia menilai peran Kemenhut dinilai sangat penting dalam implementasi perdagangan karbon, terutama untuk proyek-proyek kehutanan yang diperdagangkan ke pasar internasional.

"Untuk perdagangan karbon sektor kehutanan, peran Menteri Kehutanan sangat signifikan. Karena potensi kredit karbon sektor kehutanan sebagaimana tercatat dalam NDC adalah paling besar," ujar Hadi.

Dia menambahkan, setiap perdagangan karbon sektor kehutanan yang mengharuskan perpindahan kredit karbon ke pasar internasional harus memperoleh persetujuan Menteri Kehutanan (Menhut).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perdagangan Karbon Kehutanan Dimulai, Menhut: Presiden Buat yang Tidak Mungkin Jadi Mungkin

57 tahun lalu

Menhut: Tak Hanya Elite, Warga di Hutan Adat juga Bisa Ikut Perdagangan Karbon

57 tahun lalu

Perdagangan Karbon Kehutanan Dimulai, Zulhas Minta Sektor Lain Menyusul

57 tahun lalu

Pemerintah Luncurkan 4 Proyek Perdagangan Karbon, Menhut: Bukan Omon-Omon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal