“Jadi, secara administrasi saya bukan Polri, tapi purnawirawan Polri,” tuturnya.
Selain itu, Anang mengklaim pendaftarannya bukan dorongan atas petinggi Polri, melainkan murni keinginannya untuk ambil peran dalam memberantas korupsi di Indonesia. Jika nanti berhasil bergabung bersama KPK, Anang telah memiliki target untuk membuat lembaga tersebut menjadi lebih baik.
“Pertama, saya akan menyeimbangkan pencegahan dan pemberantasan, serta TPPU. Karena tiga komponen besar ini harus diperkuat di KPK,” ucapnya.