Dedi menegaskan bahwa sebagai kepala negara, Presiden harus menegakkan otoritas terhadap para pemimpin daerah dan stafnya di dalam pemerintahan agar reformasi birokrasi dapat terlaksana.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, Ganjar-Mahfud juga akan menyediakan nomor darurat nasional yang mencakup layanan kesehatan, pemadam kebakaran, kepolisian, dan kelistrikan.
"Dalam hal teknis, biarkan para pembantunya yang merumuskan, dari kabinet hingga pemimpin daerah," kata Dedi.
Sementara itu, calon presiden Ganjar Pranowo bertemu dengan ratusan pengusaha muda yang tergabung dalam organisasi Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI), dan akan memberikan akses pelayanan yang mudah.
Ganjar Pranowo membagikan ide dan gagasannya terkait masa depan Indonesia, tampil mengesankan dengan sejumlah isu, mulai dari upaya pemberantasan korupsi, kemudahan perizinan, hingga perpajakan.