Mahfud pun menyebut jumlah massa yang datang ke Bandara untuk menjemput Rizieq tidak mencapai jutaan. Bahkan, dia menyebut FPI menempelkan foto-foto saat demonstrasi 212 untuk membuat kesan penjemputan Rizieq berjalan meriah.
"Memang provokasi terlalu besar seakan-akan mereka dijemput oleh jutaan orang ya. Padahal siaran itu ditempeli foto 212 yang memang ratusan ribu atau jutaan orang. ini Habib Rizieq datang, dijemput gambarnya gambar yang lain," ucapnya.
Secara teknis, papar Mahfud, kapasitas dari Terminak 3 Bandara Soekarno-Hatta hanya mampu menampung paling banyak 10.000 orang. Oleh karenanya, sambungnya, jika ada yang menyebut massa yang menjemput mencapai jutaan itu hanyalah omong kosong.
"Ini kalau secara teknis di Terminal 3 itu enggak muat 10.000 orang. Jadi tiga juta itu omong kosong. coba aja secara teknikal muat enggak? Enggak muat," ujarnya.