JK soal Pernyataan Menag terkait Polemik Zakat: Semua Penting

Nur Khabibi
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) merespons pernyataan Menag terkait zakat yang memicu polemik. (Foto: iNews.id/Nur Khabibi)

Sebelumnya, Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menegaskan, zakat tetap merupakan kewajiban individual (fardhu ‘ain) dan bagian dari rukun Islam yang tidak berubah kedudukannya.

"Saya memohon maaf atas pernyataan saya yang menimbulkan kesalahpahaman. Perlu saya tegaskan, zakat adalah fardhu ‘ain dan rukun Islam yang wajib kita tunaikan," ujar Nasaruddin dalam keterangannya, dikutip Minggu (1/3/2026).

Diketahui, pernyataan Nasaruddin terkait meninggalkan zakat menimbulkan polemik. Hal itu ia sampaikan dalam acara Sarasehan 99 Ekonom Syariah: Sharia Investment Forum 2026 digelar oleh Center for Sharia Economic Development (CSED) INDEF pada 24 Februari 2026.

"Kalau kita ingin maju sebagai umatnya, kita harus meninggalkan zakat! Zakat itu nggak populer, Quran juga tidak terlalu mempopulerkan zakat. Pada masa Nabi zakat itu nggak populer, di masa sahabat juga tidak populer, yang populer sedekah," ucap Nasaruddin dalam potongan video yang beredar.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 hari lalu

Komisi V DPR Minta Menteri PU Fokus Kerja dan Tak Buat Gaduh

9 hari lalu

Eks Menag Yaqut Segera Disidang Kasus Korupsi Kuota Haji  

10 hari lalu

Matahari Tepat di Atas Kakbah 15-16 Juli, Menag Ajak Umat Pastikan Arah Kiblat Tepat

10 hari lalu

Menag Minta Alumni Perguruan Tinggi Islam Jadi Cendekiawan yang Berkontribusi Nyata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal