Johan Budi Ikut Tes Wawancara Capim KPK, Ngaku Sudah Mundur dari DPR dan PDIP

Raka Dwi Novianto
Johan Budi mengikuti tes wawancara capim KPK. Dia mengaku sudah mundur dari DPR dan PDIP. (Foto: Raka Dwi Novianto)

Dia menekankan, sosok presiden menjadi penentu kinerja KPK berjalan dengan baik atau tidak. Menurutnya, jika presiden tidak memiliki political will, pimpinan KPK sebaik apa pun akan percuma.

"KPK, Anda memilih pimpinan sebersih malaikat pun, seberani malaikat pun, itu percuma kalau presiden sebagai kepala negara, sebagai kepala pemerintahan, itu tidak punya political will, tidak punya keinginan memberantas korupsi," kata Johan.

Dia mengaku senang dengan sikap Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang berkomitmen pada pemberantasan korupsi. Bahkan, kata dia, Prabowo bertekad mengejar koruptor ke mana pun mereka lari.

"Presiden punya Kapolri, punya Jaksa Agung, yang kemudian bisa memerintahkan Kapolri dan Jaksa Agung untuk Itu tadi yang saya sampaikan kepada Pansel," ungkapnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
22 jam lalu

Nusron Wahid Belum Penuhi Panggilan, Ketua KPK: Makin Cepat Makin Bagus

22 jam lalu

Usut Kasus Gratifikasi, KPK Periksa Anak Eks Kakanwil Ditjen Pajak di Hong Kong

24 jam lalu

2 Pejabat KPK Kembali ke Kejagung, Ada Apa?

24 jam lalu

Panglima TNI Belum Balas Surat terkait Kasus BNPB, Ini Kata Ketua KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal