Jokowi : Indeks Persepsi Korupsi di Indonesia Rendah Dibanding Negara Lain

Fahreza Rizky
Presiden Jokowi mengakui indeks persepsi korupsi di Indonesia masih rendah. (Foto ist).

JAKARTA, iNews.id — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui indeks persepsi korupsi di Indonesia masih rendah dibanding sejumlah negara sahabat lainnya. Karena itu, dia ingin upaya meminimalisir tindakan koruptif di Tanah Air terus dilakukan.

Hal itu dikatakan Kepala Negara saat menjadi pembicara dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/12/2021).

"Rangking indeks persepsi korupsi kita di tahun 2020 juga masih perlu kita perbaiki lagi. Di Asia dari 180 negara. Singapura rangking ketiga, Brunei Darussalam rangking 35, Malaysia rangking 57, dan Indonesia masih di rangking 102. Ini yang memerlukan kerja keras kita untuk memperbaiki indeks presepsi korupsi kita bersama-sama," ucapnya.

Permasalahan lainnya, kata Jokowi, dalam sebuah survei nasional di November 2021, masyarakat menempatkan pemberantasan korupsi sebagai permasalahan kedua yang mendesak untuk diselesaikan. 

"Urutan pertama adalah penciptaan lapangan pekerjaan. Ini yang diinginkan masyarakat mencapai 37,3%. Urutan kedua adalah pemberantasan korupsi mencapai 15,2%. Dan urutan ketiga adalah harga kebutuhan pokok mencapai 10,6%. Dan apabila tiga hal tersebut dilihat sebagai satu kesatuan, tindak pidana korupsi menjadi pangkal permasalahan yang lain," papar Jokowi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
6 jam lalu

PT Riau Perberat Vonis Gubernur Nonaktif Abdul Wahid Jadi 4 Tahun Penjara, KPK Masih Pikir-Pikir

8 jam lalu

KPK Ingatkan Pejabat Baru Segera Lapor LHKPN, Data Harus Benar dan Lengkap

3 hari lalu

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Sepeda Motor Listrik BGN

3 hari lalu

Silmy Karim Diduga Rutin Beri Uang ke Dosen UB saat Bimbingan S3, Duit Hasil Pemerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal