Jokowi : Kita Harus Kuat Perangi Intoleransi hingga Terorisme

Widya Michella
Presiden Joko Widodo menyoroti beberapa isu perlindungan hak-hak perempuan dan minoritas. (Foto akun Youtube Sekretariat Presiden).

Adapun lima konsesus dimaksud adalah, Pertama, para pihak akan menahan diri dan segera menghentikan penggunaan kekerasan. Kedua, akan dimulai dialog konstruktif untuk menemukan solusi damai demi kepentingan rakyat Myanmar. Ketiga, Utusan Khusus Ketua ASEAN akan memfasilitasi proses mediasi dengan mendapat asistensi dari Sekretaris.

Keempat, ASEAN akan memberikan asistensi kemanusiaan melalui ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance for Disaster Management (AHA Centre). Kelima, Utusan Khusus ASEAN dan delegasinya akan mengunjungi Myanmar untuk bertemu dengan para pihak.

"Harapan besar masyarakat global harus dipenuhi dengan langkah nyata dan hasil nyata. Tanggung jawab ini ada di pundak kita dan komunitas global telah menunggu. Ini adalah tugas kita untuk memberikan harapan bagi masa depan dunia," ucapnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 jam lalu

Jokowi Duga Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

6 jam lalu

Jokowi Buka Suara soal Wacana Hak Angket DPR terkait Ijazah Gibran

12 hari lalu

11 Tersangka Terorisme Ditangkap di 6 Provinsi, Punya Peran Berbeda

12 hari lalu

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Jaringan Daulah Islamiyah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal