Jumlah Hotspot di Kalbar Dilaporkan Menurun, Tersisa 28 Titik Panas

Felldy Aslya Utama
Menhut Raja Juli Antoni meninjau penanganan karhutla di Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar (dok. Kemenhut)

“Tidak adanya hotspot tidak berarti aman dari asap. Karena ini memang daerah gambut ya. Pembakaran tidak sempurna, sehingga asapnya lebih banyak ketimbang di tanah mineral,” ujarnya.

Dia mengungkap perkembangan hotspot secara nasional juga menunjukkan pergeseran. Jika beberapa hari atau minggu sebelumnya hotspot terbanyak berada di Kalimantan, kini berdasarkan data kemarin malam, jumlah terbanyak justru tercatat di Sumatera yakni Sumatera Selatan mencapai 127 hotspot, Riau 54 dan Jambi 47. 

“Data lapangan sangat dinamis secara nasional, karena memang ini sangat sulit diprediksi,” katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
5 hari lalu

Indonesia Diminta Ungkap Nama Perusahaan Malaysia Terlibat Karhutla

6 hari lalu

BNPB Catat Karhutla Baru di 3 Provinsi, Luas Lahan Terbakar Capai 37,5 Hektare

6 hari lalu

Dua Bulan Belum Terima Honor, Relawan Karhutla Palangka Raya Adukan Nasib ke DPRD

8 hari lalu

Breaking News: Bareskrim Polri Tetapkan 4 Korporasi Tersangka Karhutla hingga September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal