Jurnalis Senior Khawatir RUU Penyiaran Jadi Alat DPR Awasi Pers

Danandaya Arya Putra
Jurnalis senior Wina Armada menyoroti klausul KPI bisa menangani sengketa pers di bidang penyiaran dalam draf RUU Penyiaran. Dia khawatir pers diawasi oleh DPR. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah klausul dalam draf Rencana Undangan-Undangan (RUU) Penyiaran dikecam karena dianggap merenggut kebebasan pers. Salah satunya klausul yang menyatakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bisa menangani sengketa pers di bidang penyiaran.

Jurnalis senior, Wina Armada mengungkapkan kekhawatiran jika RUU Penyiaran itu disahkan, maka secara tidak langsung insan pers akan diawasi oleh DPR. Sebab, KPI merupakan lembaga negara yang diawasi oleh DPR.

"Yang saya ingin katakan, KPI diawasi oleh DPR artinya nanti KPI mengawasi pers, terutama pers elektronik nggak nurut atau  kalau pers elektronik macam-macam, dia (KPI) lapor ke DPR, dan DPR suruh KPI tindak, kasih peringatan, cabut," kata Wina dalam acara diskusi publik di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2024).

"Jadi masa kita pers diawasi oleh DPR, kan sesuatu yang salah di dalam sistem ketatanegaraan kita ya," ujar dia.

Wina juga menyoroti klausul yang melarang adanya penayangan eksklusif jurnalistik investigasi. Padahal reportase investigasi selalu melekat pada insan pers.

"Muncul pemikiran investigasi reporting di bidang penyiaran tidak diperbolehkan, ini kan dalam tanda kutip geblek ini ya, orang juga tahu bahwa salah satu jiwa dari pers adalah investigasi," ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Ribuan Buruh Tumpah Ruah di Jalan Depan DPR, Gatot Subroto Ditutup

Megapolitan
1 hari lalu

Demo Buruh di DPR, Polisi Minta Warga Hindari Lokasi Ini!

Nasional
1 hari lalu

Dasco Terima Audiensi Buruh di DPR: Pak Presiden Telepon Saya, Titip Salam

Nasional
5 hari lalu

DPR Dukung Kampung Internet Terus Diperluas, Dorong Pemerataan Akses

Nasional
5 hari lalu

DPR Minta Pemerintah Evaluasi Reklamasi Pulau Serangan Bali, Soroti Dampak Lingkungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal