Kabut Asap Karhutla di Pontianak Berstatus Bahaya, Kemenkes Ungkap Indeks Pencemaran Udara Tembus 328

Niko Prayoga
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah tersebut mencapai 328 dan masuk kategori berbahaya. (Foto: Ilustrasi AI)

Selanjutnya Kabupaten Pelalawan, Riau memiliki nilai ISPU 127, Kabupaten Mura, Sumatera Selatan 123, Mobile AQMS BPBD Kalimantan Tengah 122, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan 122, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan 113, Kabupaten Rokan Hilir, Riau 112, Pekanbaru 111, Kabupaten Kampar 111, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat 104, dan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat 103.

Selain itu, terdapat delapan wilayah dengan status ISPU sangat tidak sehat. Kabupaten Tebo, Jambi mencatat nilai tertinggi dalam kategori ini dengan angka 287.

Disusul Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah 274, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah 258, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan 255, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah 237, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Barat 230, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan 229, serta Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 219.

Sementara itu, Kota Pontianak menjadi satu-satunya wilayah yang tercatat memiliki status ISPU berbahaya. Nilai ISPU di wilayah tersebut mencapai 328.

Kondisi tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat. Paparan asap karhutla dapat meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), gangguan pernapasan, serta iritasi mata dan kulit.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
11 hari lalu

BNPB Catat Karhutla Baru di 3 Provinsi, Luas Lahan Terbakar Capai 37,5 Hektare

12 hari lalu

Dua Bulan Belum Terima Honor, Relawan Karhutla Palangka Raya Adukan Nasib ke DPRD

13 hari lalu

Breaking News: Bareskrim Polri Tetapkan 4 Korporasi Tersangka Karhutla hingga September 2026

14 hari lalu

Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Tangani Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal