Kabut Asap Karhutla di Pontianak Berstatus Bahaya, Kemenkes Ungkap Indeks Pencemaran Udara Tembus 328

Niko Prayoga
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah tersebut mencapai 328 dan masuk kategori berbahaya. (Foto: Ilustrasi AI)

Tidak hanya itu, paparan polusi udara juga berisiko memperburuk penyakit sistemik seperti penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita asma atau PPOK, serta pekerja luar ruangan perlu mendapat perhatian lebih.

Asap karhutla mengandung berbagai polutan berbahaya, termasuk partikel halus PM2.5, karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO₂), serta senyawa organik beracun. Zat-zat tersebut dapat masuk ke saluran pernapasan dan memicu berbagai gangguan kesehatan.

Kemenkes Siagakan Layanan Kesehatan

Mengantisipasi dampak kesehatan akibat karhutla, Kemenkes telah melakukan sejumlah langkah promotif dan preventif. Upaya tersebut meliputi edukasi kepada masyarakat mengenai pengurangan risiko krisis kesehatan akibat karhutla.

Kemenkes juga melakukan pemantauan terhadap penyakit yang berkaitan dengan kebakaran hutan, seperti ISPA, pneumonia, asma, iritasi mata, dan iritasi kulit.

Selain itu, surveilans kualitas udara dalam ruang serta dampak kesehatan di permukiman pada wilayah berisiko karhutla turut dilakukan. Kemenkes juga telah menerbitkan Surat Kewaspadaan Karhutla bagi Dinas Kesehatan dan fasilitas kesehatan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
12 jam lalu

Tegas! Pemerintah Bekukan Izin 5 Perusahaan di Kalbar Imbas Karhutla

10 jam lalu

Partikel Kabut Asap 30 Kali Lebih Kecil dari Rambut, Bisa Bikin Pertahanan Paru Lumpuh

22 jam lalu

Kabut Asap Bisa Sebabkan Pneumonia, Ini Penyebabnya

1 hari lalu

Dampak Karhutla Kian Parah: Relawan Meninggal Dunia, Puluhan Warga dan Petugas Tumbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal