Setelah menyelesaikan OJT dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan, peserta akan mengikuti proses sertifikasi sebagai bagian dari kesiapan sebelum menjalankan tugas secara resmi.
Dalam menjalankan tugas, menurut Agus, PJL memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api serta menjaga keamanan dan ketertiban di pelintasan sebidang. Karena itu, kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab menjadi hal yang harus dijaga setiap personel.
“Proses seleksi memang telah selesai, namun tanggung jawab sebagai PJL baru akan dimulai. Kami berharap seluruh peserta yang terpilih sebagai PJL dapat menjalankan tugas dengan disiplin, kesiapsiagaan, dan penuh tanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutur dia.
Agus mengatakan selesainya proses rekrutmen tersebut menjadi bagian dari langkah KAI Properti memastikan kebutuhan personel PJL terpenuhi sekaligus mendukung upaya menjaga keselamatan di pelintasan sebidang.
“Melalui proses rekrutmen ini, KAI Properti turut mengambil bagian dalam penyediaan personel yang berperan di pelintasan sebidang. Bagi kami, pemenuhan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan, karena kesiapan dan profesionalisme petugas di lapangan merupakan salah satu unsur yang mendukung terciptanya pelintasan sebidang yang aman dan perjalanan kereta api yang selamat,” ucap Agus.