Kaleidoskop 2021, KKB Papua Dicap Teroris, TNI Gunakan Pendekatan Tanpa Perang

Faieq Hidayat
Ilustrasi kelompok kriminal bersenjata (KKB) teroris di Papua. (Foto iNews.id).

JAKARTA,  iNews.id - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua masuk kategori teroris. Pasalnya mereka melakukan kekerasan dan pembunuhan secara brutal. 

Sepanjang tahun 2021, mereka melakukan 92 aksi teror yang mengakibatkan puluhan korban dari personel TNI, Polri dan masyarakat sipil.  Anggota TNI yang gugur sebanyak 11 orang dan 19 orang luka, anggota Polri empat orang dan tiga orang luka, serta masyarakat meninggal dunia sebanyak 19 orang dan luka 11 orang. 

Sedangkan 27 orang anggota KKB Papua kembali ke pangkuan NKRI. 

Adapun titik sasaran mereka Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak dan Kabupaten Nduga.

Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Youtube Kemenko Polhukam)

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan KKB Papua kategori teroris sesuai sesuai Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang pemberantasan tindakan terorisme. Dalam UU tersebut, terorisme adalah perbuatan yang melakukan kekerasan yang menimbulkan rasa teror.

"Terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan/atau menimbulkan kerusakan
atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, Iingkungan hidup, fasilitas publik, atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan," kata dia kepada wartawan, Kamis (29/4/2021).

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
5 hari lalu

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Papua Dorong Kinerja dan Inovasi

7 hari lalu

Mendagri Sebut Acara Apresiasi Pemda Berprestasi Bersama iNews Media Group Jadi yang Terbaik

7 hari lalu

Daftar Penerima Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Papua

7 hari lalu

Angela Tanoesoedibjo Dukung Apresiasi Pemda Berprestasi Papua: Motivasi Beri Pelayanan Terbaik

7 hari lalu

Panglima TNI Pastikan Tindak Tegas OPM: Tak Boleh Ada Separatis di Indonesia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal