Kaltara Diselimuti Asap Karhutla, Madrasah hingga Pesantren Belajar dari Rumah

Achmad Al Fiqri
Relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah saat berjibaku memadamkan api yang disertai asap tebal. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menerapkan pembelajaran dari rumah bagi Raudhatul Athfal (RA), madrasah, dan pesantren yang terdampak kabut asap. Kebijakan tersebut diambil untuk melindungi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan dari risiko kesehatan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kaltara, Muh Saleh mengatakan penerapan belajar dari rumah disesuaikan dengan kondisi kabut asap di setiap wilayah.

Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Pembelajaran pada RA, Madrasah, Pesantren, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang Terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan.

“Dalam kondisi seperti ini, yang paling utama adalah keselamatan jiwa. Anak-anak kita, para guru, tenaga kependidikan, pengasuh pesantren, dan seluruh warga satuan pendidikan harus terlindungi dari dampak kabut asap akibat karhutla,” ujar Saleh dalam keterangannya, dikutip Selasa (1/9/2026).

Saleh menegaskan kegiatan pendidikan harus tetap berlangsung, tetapi pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
18 jam lalu

Kekeringan dan Karhutla Landa Kalimantan, Masyarakat Dayak Minta Warga Hentikan Bakar Lahan 

20 jam lalu

Dikepung Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Rute Jakarta dan Balikpapan ke Tarakan Dialihkan

21 jam lalu

Kabut Asap Karhutla Kepung Tarakan, 2 Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Juwata

22 jam lalu

Polda Kalsel Uji Cairan Khusus untuk Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal