Di sisi lain, Saleh meminta setiap satuan pendidikan terus memantau perkembangan kualitas udara serta mengikuti arahan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Pola pembelajaran dapat kembali disesuaikan berdasarkan kondisi kualitas udara di masing-masing wilayah.
Saleh juga berharap para orang tua mengawasi anak-anak agar mengurangi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih pekat.
“Untuk sementara, mari kita utamakan keselamatan. Pendidikan tetap kita jalankan, tetapi kesehatan dan keselamatan warga madrasah serta satuan pendidikan keagamaan di Kalimantan Utara menjadi prioritas,” pungkasnya.