Karhutla Ancam Satwa Liar, Menhut Perintahkan BKSDA Perkuat Perlindungan

Felldy Aslya Utama
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 SM Padang Sugihan, Kamis (17/9/2026). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menegaskan perlindungan satwa liar menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebab, dampak karhutla tidak hanya dirasakan manusia, tetapi juga satwa liar yang rentan terhadap kebakaran.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan satwa liar merupakan kelompok yang rentan terdampak karhutla.

“Dampak karhutla ini tidak hanya kepada manusia, tapi makhluk hidup yang lain yang kebetulan mereka adalah makhluk hidup yang vulnerable terhadap karhutla,” kata Raja Juli di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 SM Padang Sugihan, Kamis (17/9/2026).

Dia mengatakan satwa liar memiliki keterbatasan untuk menyampaikan kondisi mereka ketika menghadapi ancaman karhutla. Kondisi tersebut berbeda dengan manusia yang dapat memberikan tanda atau meminta bantuan ketika berada dalam keadaan darurat.

“Mereka makhluk hidup yang tidak bisa meminta tolong, ya. Meminta, memberikan aba-aba SOS dan lain sebagainya. Berbeda dengan manusia,” ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
8 jam lalu

Optimalkan X-Fire, Brimob Polda Sumsel Padamkan 80 Hektare Karhutla di Muara Enim

12 jam lalu

Prabowo Ultimatum Korporasi Pelaku Karhutla: Kita Cabut Itu Semua Izinnya, Tidak Ada Ampun

13 jam lalu

Bareskrim Usut 95 Korporasi terkait Karhutla di 10 Provinsi, Ini Sebarannya

20 jam lalu

Akses Sulit, Petugas Padamkan Karhutla 20 Hektare di Pangkalpinang Pakai Ranting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal