Karena itu, Raja Juli telah memerintahkan jajaran Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di berbagai wilayah untuk turut memperkuat upaya perlindungan satwa liar di tengah penanganan karhutla. Menurutnya, penyelamatan satwa harus berjalan beriringan dengan upaya pemadaman api.
“Saya sudah perintahkan seluruh jajaran, BKSDA, di semua balai, ya. Untuk kita berjuang memadamkan api itu penting, tapi tak kalah penting adalah memproteksi satwa liar kita yang merupakan kekayaan yang luar biasa yang harus kita proteksi secara bersama-sama,” tuturnya.
Dalam penanganan dampak karhutla terhadap orangutan, Raja Juli mengatakan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama lembaga mitra juga telah menyiapkan jalur pelaporan bagi masyarakat.
Warga yang menemukan orangutan di desa diminta tidak memberikan makanan atau melakukan penanganan sendiri. Masyarakat diminta segera menghubungi call center agar BKSDA bersama mitra dapat melakukan penyelamatan.
Raja Juli menambahkan, penanganan satwa terdampak juga didukung sejumlah kebutuhan medis, termasuk oksigen dan nebulizer untuk membantu mengatasi gangguan pernapasan. Peralatan untuk proses evakuasi serta dukungan dokter hewan juga disiapkan untuk menangani satwa yang membutuhkan pertolongan.