Karhutla di Banjar Kalsel Belum Padam Total, Menhut: Gambut Masih Berasap dari Bawah

Felldy Aslya Utama
Menhut memantau karhutla di Banjar, Kalsel belum padam total. (Foto: ist)

Angka tersebut kemudian turun menjadi 11 titik pada Sabtu (22/8/2026) pukul 21.00 WIB. Namun, pemantauan pada Minggu sekitar pukul 06.00 WIB menunjukkan jumlah hotspot kembali naik menjadi 44 titik.

“Dari 157 turun menjadi 11, hari ini 44,” katanya.

Hotspot tersebut tersebar di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.

Menurut Raja Juli, penurunan hotspot sebelumnya terjadi setelah operasi gabungan digelar melalui pengerahan pasukan darat dan dukungan operasi udara. Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, serta BNPB terlibat dalam pemadaman.

Operasi udara juga dilakukan melalui water bombing. Dalam satu hari, sebanyak 176 kali pengeboman dilakukan untuk membantu memadamkan karhutla.

Meski hotspot sempat turun, Menhut meminta seluruh pihak tetap waspada. Kondisi ini perlu diperhatikan karena fenomena El Nino masih berlangsung dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada September.

“Jangan ada lagi petani, atau perusahaan yang melakukan land clearing dengan cara membakar,” tegasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 jam lalu

BNPB Ungkap Modifikasi Cuaca untuk Karhutla Kalsel Belum Bisa Digelar, Ada Apa?

5 jam lalu

Asap Karhutla Ganggu Malaysia-Singapura, BNPB Minta Jangan Saling Menyalahkan

6 jam lalu

Bareskrim Kejar Dalang Karhutla lewat Transaksi Keuangan 72 Tersangka

6 jam lalu

Mendagri Izinkan Swasta Ikut Tangani Karhutla: Perusahaan Sawit hingga Tambang Boleh Terlibat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal