Karhutla Disebut Terorisme Ekologis, Ahmad Alimuddin Desak Polri Tangkap Pemilik Perusahaan

Jonathan Simanjuntak
Founder Mari Kita Ahmad Alimuddin mendesak Polri menindak pemilik perusahaan yang diduga terlibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. (Foto: iNews TV)

JAKARTA, iNews.id - Founder Mari Kita Bahas, Ahmad Alimuddin, mendesak Polri menetapkan pemilik perusahaan yang diduga menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai tersangka. Dia menilai penegakan hukum tidak boleh berhenti pada jajaran direksi, tetapi harus menjangkau pemilik perusahaan yang berada di balik operasional korporasi.

"Berharapnya adalah bukan cuman yang ditetapkan itu adalah direksi-direksi perusahaan, tapi juga aktor di baliknya. Aktor di baliknya ini kan berarti pemilik perusahaannya," ujar Alimuddin dalam program INTERUPSI di iNews TV, Kamis (22/10/2026).

Alimuddin menilai Polri harus berani mengusut pihak-pihak yang bertanggung jawab atas karhutla, termasuk pemilik perusahaan apabila ditemukan bukti keterlibatan.

Menurutnya, pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut karhutla sebagai terorisme ekologis semestinya menjadi dorongan untuk menindak pelaku hingga ke balik struktur perusahaan.

"Ketika Presiden sudah bilang ini masuk dalam terorisme ekologis maka kepolisian jangan berhenti kepada menyebut direksinya aja, tapi pemilik perusahaan harus ditangkap," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 jam lalu

Aksi Demo Karhutla di Jambi Ricuh, Massa Robohkan Pagar Kantor Gubernur

14 jam lalu

Pitra Romadoni Sebut Karhutla Libatkan Pihak Asing: Mereka Bakar, Kita Sibuk Memadamkan

16 jam lalu

Greenpeace Sebut Karhutla Indonesia Capai 1,9 Juta Hektare, Data Pemerintah 202.010 Hektare

16 jam lalu

Instruksi Prabowo, Pemerintah Cairkan Rp1,23 Triliun Tangani Karhutla di 7 Provinsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal