Karyawan KAI Jadi Teroris, Politisi PPP Yakin Erick Thohir Mampu Perangi Radikalisme

muhammad farhan
Anggota Komisi VI dari Fraksi PPP Achmad Baidowi. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi VI dari Fraksi PPP Achmad Baidowi menilai Menteri BUMNErick Thohir punya kapabilitas untuk memerangi radikalisme. Menyinggung ditangkapnya oknum pegawai PT KAI terkait kasus terorisme, Baidowi memandang hal tersebut jadi bagian perang BUMN terhadap radikalisme. 

"Saya meyakini Menteri BUMN Erick Thohir mampu memerangi radikalisme di tubuh BUMN. Karena pada dasarnya radikalisme itu benih dari terorisme," ujar pria yang akrab disapa Awi itu kepada wartawan  Selasa (15/8).

Awi memandang menjadi tugas seluruh pihak untuk melakukan langkah preventif dalam mencegah terorisme. Terlebih terorisme adalah musuh ideologi bangsa. Oleh karena itu, kata Awi, memiliki tugas yang mesti didukung seluruh pihak. 

"Bahwa aksi terorisme bisa memapar di lingkungan instansi milik Pemerintah yang seharusnya menjadi terdepan dalam membantu memerangi terorisme," katanya.

Adanya penangkapan terhadap oknum PT KAI dinilainya sebagai bukti bahwa terorisme bisa tumbuh di perusahaan negara. 

"Ini membuktikan riset bahwa dalam BUMN ada benih radikalisme," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 hari lalu

Shin Tae-yong dan Erick Thohir Berpelukan saat Kembali Bertemu, Begini Momennya

11 hari lalu

Andre Rosiade Bicara Peluang Jadi Ketum PSSI 2027, Tunggu Restu Bos

15 hari lalu

BNPT Sebut Aksi KKB Papua Bukan Tindak Pidana Terorisme, Ini Alasannya

20 hari lalu

GIC 2026 Hadirkan 13 Negara, Erick Thohir Diharapkan Turun Langsung Pantau Talenta Muda

24 hari lalu

Pemerintah Tambah Anggaran Asian Games 2026 Rp95 Miliar demi Kejar 4 Medali Emas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal