Kasus DBD Naik 3 Kali Lipat, Biaya Pengobatan Tembus Rp3 Triliun!

Muhammad Sukardi
penyakit demam berdarah. (Foto: Ilustrasi AI)

Dia menyebut, sekitar 75 persen kasus DBD terjadi pada kelompok usia 5–44 tahun. Namun, angka kematian tertinggi justru berada pada anak usia 5–14 tahun.

Hal senada disampaikan Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht. Baginya, dengue merupakan penyakit yang berpotensi berkembang menjadi kondisi serius hingga mengancam jiwa.

"Dengue merupakan penyakit yang dapat berkembang menjadi kondisi serius dan mengancam jiwa. Hingga saat ini belum ada obat yang spesifik untuk menyembuhkannya, sehingga penanganannya lebih berfokus pada pengelolaan gejala. Karena itu, pencegahan menjadi sangat penting," ujarnya.

Dia menambahkan, upaya pencegahan perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk peningkatan edukasi kepada masyarakat.

CEO & Co-founder Halodoc, Jonathan Sudharta, menilai tingginya beban penyakit DBD mendorong perlunya akses layanan kesehatan yang lebih luas dan terintegrasi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus DBD Masih Tinggi, Indonesia Catat Lebih dari 1 Juta Kasus

57 tahun lalu

Vaksin Dengue Masif Diberikan ke Anak-Anak di Palembang, Aman dan Efektif Cegah DBD! 

57 tahun lalu

Indonesia Cetak Rekor Terendah Kematian DBD

57 tahun lalu

Taiwan Buka Peluang bagi Inovator RI, Tawarkan Rp490 Juta untuk Solusi Kesehatan Berbasis AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal