Kasus Perundungan Anak Marak, Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Perketat Pengawasan di Sekolah

Felldy Aslya Utama
Ketua DPR Puan Maharani mendorong pemerintah memperbanyak program-program anti-bullying. (Foto: Widya Michella).

Puan pun menyatakan, masih banyaknya kasus perundungan pada anak membuktikan masih ada yang kurang pada sistem pendidikan di Indonesia.

“Harus dicari akar masalahnya itu apa, dan solusi yang komprehensif. Masalah perundungan di sekolah perlu diatasi dari hulu ke hilir, dan pastinya perlu melibatkan lintas sektor. Baik itu pendidikan, sektor perlindungan anak, kesehatan untuk urusan psikologi, sampai bidang hukum,” paparnya.

Puan menilai, program anti-bullying di sekolah harus semakin diperbanyak. Secara khusus, ia mendorong pemerintah menciptakan program pendidikan khusus untuk mengatasi masalah bullying di sekolah.

"Semakin sering anak mendapat informasi soal dampak dari bullying, kita harap tindakan perundungan anak di sekolah bisa semakin ditekan. Sehingga anak-anak juga jadi paham jenis apa saja yang masuk dalam kategori bullying karena sering kali perundungan kecil dianggap hal biasa saja,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Bullying Masih Marak, Anggota DPR: Kita Butuh UU Anti-Perundungan

2 hari lalu

Gibran Gandeng Eks Hakim MK, Dikawal 9 Pengacara Hadapi Gugatan Ijazah di PTUN

2 hari lalu

Kuasa Hukum Pastikan Semua Ijazah Gibran bakal Ditunjukkan di PTUN: SD, SMA hingga S1

3 hari lalu

Pasien RS di Kalteng Melonjak 3 Kali Lipat akibat Karhutla, Puan Minta Pelayanan Diperkuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal