Konsumen akan dilayani admin grup yang sudah disiapkan. Mereka diberi pilihan dari talent yang sudah disiapkan.
Dani mengungkap, dengan harga hingga Rp17 juta itu, para talent hanya menerima upah dari mucikari sebesar Rp2 juta.
"(Uang yang) dibayarkan kepada talent itu, baik talent di bawah umur dan dewasa, hanya 2 juta yang diberikan," kata Dani.
Dani memerinci, sejak beroperasi pada Juli 2023, para tersangka telah memiliki customer sebanyak 3.200 orang melalui grup aplikasi chat yakni telegram.
"Jadi member ini di grup itu ada 3200 akun," katanya.