Kasus Suap PAW Caleg PDIP, Pakar: KPK Berani Tidak Ungkap Aktor Lain?

Irfan Ma'ruf
Diskusi publik yang diadakan Populi Centre dan Smart FM bertajuk "Bukan Penangkapan Antarwaktu" di Jakarta, Sabtu (11/1/2020). (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

Sementara, pada jumpa pers gelar perkara suap Wahyu Setiawan, Kamis lalu (9/1/2020), Wakil Ketua KPK Lili Pinrauli Siregar mengaku belum bisa menyebutkan secara jelas pihak yang menyediakan uang sebesar Rp400 juta untuk Wahyu.

Jika mengacu kepada pemberitaan sebelumnya, kata Herry, nama Hasto Kristiyanto sempat disebut-sebut sebagai pihak yang menyediakan uang tersebut. Pasalnya, pada saat operasi tangkap tangan (OTT) KPK Rabu (8/1/2020) lalu, Hasto diisukan kabur ke PTIK, meski belakangan yang bersangkutan membantahnya.

Melihat rangkaian informasi tersebut, Herry berharap KPK dapat menuntaskan kasus korupsi yang melibatkan PDIP itu. Kendati demikian, dia enggan memastikan dan menyimpulkan ujung dari penuntasan kasus korupsi tersebut. “Masalahnya (KPK) berani atau tidak. Itu yang ditunggu publik. Jadi bukan bicara mampu enggak? Tapi mau enggak?” ucap Herry.

KPK menetapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan sebagai tersangka dalam kasus suap PAW caleg PDIP. Selain Wahyu, ada tiga orang lain yang juga menyandang status hukum yang sama dalam perkara itu. Salah satunya adalah politikus PDIP Harun Masiku yang sampai hari ini masih buron.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT di Jakarta Barat, Termasuk Eks Plt Dirjen Imigrasi

Nasional
2 jam lalu

KPK Segel 2 Mobil usai Geledah Rumah Wamen Imipas Silmy Karim

Nasional
2 jam lalu

Eks Wamenaker Noel Ebenezer Hadapi Sidang Vonis Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 Hari Ini

Nasional
3 jam lalu

Barang Bukti OTT KPK di Imigrasi Jakarta Barat: 22 Kendaraan hingga Ratusan Gram Logam Mulia

Nasional
9 jam lalu

Rumah Wamen Imipas Silmy Karim Didatangi Penyidik KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal