Kejagung-BPK Cocokkan Data Kerugian Negara Kasus Jiwasraya

Irfan Ma'ruf
Kejaksaan Agung mencocokkan data kerugian negara dengan BPK dalam kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). (Foto: ilustrasi/sindonews).

Dalam perkara ini, enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Pemberkasan para tersangka itu kini tinggal menunggu hasil audit BPK sebelum dilanjutkan ke jaksa penuntut.

BPK menjanjikan untuk mempublikasikan hasil audit kerugian negara dari kasus Jiwasraya pada akhir Februari lalu. Akan tetapi, sampai hari ini hasil audit tersebut, belum juga diumumkan.

Pada Januari BPK mengumumkan hasil audit investigasi pendahaluan terkait kasus Jiwasraya. BPK menyatakan terjadi ragam penyimpangan dalam pengelolaan Jiwasraya, pada rentang manajemen 2006-2018.

Beberapa penyimpangan tersebut antara lain terjadinya manipulasi akutansi untuk membukukan laba fiktif. BPK juga menemukan terjadinya aksi memperkaya diri sendiri yang dilakukan sejumlah direksi Jiwasraya, dalam penjualan produk asuransi JS Saving Plan.

Terkait itu, BPK juga menilai terjadinya kecacatan administrasi dalam pengalihan hasil penjualan JS Saving Plan ke dalam saham-saham bermasalah.

Menurut BPK, ragam penyimpangan tersebut menjadikan Jiwasraya mengalami gagal bayar klaim asuransi senilai Rp13,7 triliun per September 2018. Hal berbeda ditemukan Kejagung.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, angka kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 17 triliun. Karena jumlah berbeda itu, Kejagung kemudian melakukan pencocokkan data dengan BPK.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan, Negara Ambil Semua Harta yang Mereka Curi

Nasional
4 hari lalu

Gibran Ingin Koruptor Dimiskinkan, Dorong RUU Perampasan Aset Disahkan

Nasional
5 hari lalu

3 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Dituntut 14 Tahun Penjara usai Rugikan Negara Rp285 Triliun

Nasional
8 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025: Skor Turun ke 34, Peringkat 109

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal