Kemarau Panjang! Kasus ISPA di RI Tembus 15,6 Juta hingga Agustus 2026

Muhammad Sukardi
Ilustrasi masyarakat menggunakan masker di tengah ancaman ISPA. (Foto: Aldhi Chandra)

Fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk rumah sakit vertikal Kemenkes di sejumlah daerah, disiagakan untuk menghadapi kemungkinan peningkatan kebutuhan layanan kesehatan.

"Masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan mereka yang punya penyakit penyerta, harus lebih berhati-hati. Kami ingin pelayanan kesehatan tetap siap sebelum terjadi peningkatan kasus, bukan baru bertindak setelah rumah sakit penuh," ujar Aji.

Kemenkes mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker dianjurkan ketika beraktivitas di luar ruangan dalam kondisi polusi udara tinggi.

Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup ventilasi ketika kualitas udara memburuk, serta menggunakan air purifier di dalam ruangan jika tersedia.

Selain itu, menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mencukupi kebutuhan air, serta menghindari asap rokok dan polusi kendaraan menjadi langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan yang berisiko mengganggu saluran pernapasan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kotim, Penderita ISPA Melonjak 704 Kasus

9 hari lalu

Karhutla Meluas di Palangka Raya, Penderita ISPA Meningkat akibat Kabut Asap

17 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Ganggu Aktivitas Sekolah di Palangka Raya, Siswa dan Guru Terserang Ispa

14 jam lalu

Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal