Kabut Asap Karhutla Ganggu Aktivitas Sekolah di Palangka Raya, Siswa dan Guru Terserang Ispa
PALANGKA RAYA, iNews.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mulai mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah. Selain mengurangi jarak pandang, kualitas udara yang memburuk juga berdampak pada kesehatan guru dan siswa.
Salah satu sekolah yang terdampak adalah SDN 1 Menteng di Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya. Pihak sekolah menyebutkan sejumlah guru mulai mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap saat menjalankan kegiatan belajar mengajar.
"Yang pastinya mengganggu saluran pernapasan dan banyak juga guru-guru yang terkena Ispa dan anak-anak juga banyak yang izin karena Ispa," ujar Elsi, guru SDN 1 Menteng.
Dalam beberapa hari terakhir, jumlah siswa yang mengalami demam, batuk, dan pilek juga terus bertambah. Bahkan, sebagian siswa tidak dapat mengikuti pembelajaran karena kondisi kesehatannya menurun.
Mengacu pada surat edaran Dinas Pendidikan setempat, sekolah menerapkan sejumlah langkah untuk mengurangi risiko paparan asap. Siswa diwajibkan menggunakan masker ketika kualitas udara memburuk dan aktivitas di luar kelas dibatasi.