“Untuk Hari Santri tahun 2026, kita akan mencoba memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah yang telah berkontribusi dan aktif mendukung pesantren. Penghargaan tersebut nantinya akan diberi nama Pesantren Award,” ujar Basnang.
Kemenag selanjutnya akan menggelar Perkemahan Pramuka Santri Nusantara di Kabupaten Malang pada 30 September-6 Oktober 2026. Kegiatan tersebut akan mempertemukan santri dari berbagai daerah sekaligus menghadirkan pendekatan baru dalam kegiatan kepramukaan di lingkungan pesantren.
"Kita akan kumpul seluruh santri-santri itu. Bagaimana dengan entitasnya itu bisa menampilkan satu semangat baru dan juga sekaligus satu pendekatan lain di dalam melaksanakan kegiatan kepramukaan," kata Menag.
Agenda berikutnya adalah Santri Vision yang berlangsung pada 2-20 Oktober. Program ini menjadi ruang untuk menampilkan karya dan sosok dari lingkungan pesantren melalui berbagai kategori.
Menag mengatakan, pendidikan pesantren memiliki kekuatan dan karakter tersendiri yang tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui agenda ini, Kemenag mendorong karya dan inovasi pesantren agar semakin dikenal serta menjadi bagian dari penguatan peran pesantren dalam pembangunan bangsa.