Sayembara tersebut mengangkat tiga tema, yakni pendidikan, kepedulian terhadap lingkungan, serta harapan terhadap kesejahteraan rakyat. Pemenang akan diumumkan pada 8 Oktober 2026 dan diundang menghadiri Malam Bakti Santri untuk Negeri.
Surat-surat terbaik selanjutnya akan disampaikan kepada Presiden Prabowo sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan gagasan santri mengenai masa depan Indonesia.
"Kami juga sudah sampaikan langsung kepada Bapak Presiden kemarin di Gontor, itu akan Hari Santri ini. Kemudian juga, pokoknya Bapak Presiden sangat well informed tentang program santri ini," kata Menag.
Kemenag juga menggelar Pesantren Award pada 22 September hingga 24 Oktober 2026. Penghargaan ini ditujukan kepada pihak yang dinilai berkontribusi terhadap penguatan pesantren, termasuk kepala daerah.
Direktur Jenderal Pesantren Kemenag Basnang Said mengatakan, sejumlah kepala daerah yang aktif mendukung penguatan pesantren akan menjadi penerima penghargaan tersebut.